Judul Cerpen Kotak Kacamata
Namanya Putri Salsabila atau sering dipanggil ALSA. Siswi kelas 5 MI Muhammadiyah ini akan menceritakan kisahnya sewaktu TK.
Sebelum masuk kelas, Alsa dan sahabatnya, Nety dan Farel, bermain di halaman sekolah. “Alsa, Nety, aku punya kotak pensil baru, lho…” pamer Farel. “Mana? lihat dong..” pinta Alsa dan Nety. “Yok, ke kelas” ajak Farel sambil menarik tangan Alsa dan Nety.
Sesampai di kelas, Farel segera membuka tasnya dan mengambil kotak pensil yang ia maksud tadi. “Ini dia” pamer Farel sambil menunjukkan kotak pensil warna jingga. “Kok bentuknya sama kayak kotak kacamata nenek, ya…” gumam Alsa. Yap! kotak pensil Farel memang bentuk seperti wadah kacamata.
KRING… KRING… KRING…
Bel masuk berbunyi. Semua murid Tk Al-Muhajirin masuk kelas. “Assalamu’alaikum, anak-anak” salam bu Uchi, wali kelas B3, kelasnya Alsa dan Sahabatnya.
“Wa’alaikum salam, Bu…” jawab semua murid B3.
“Assalamu’alaikum” salam Seorang nenek yang masih berumur 50 tahunan. Rupanya itu nenek Fifi (neneknya Farel). “Wa’alaikum salam..” jawab murid B3 dan Bu Uchi. “Silakan masuk” ujar Bu Uchi ramah.
Nenek Fifi segera menuju bangku Farel, cucunya itu. “Farel, itu kan kotak kacamata Nenek. Kenapa kamu pakai buat Kotak pensil? Ini kotak pensilmu” tegur Nenek Fifi sambil menunjukkan kotak pensil warna hitam bergambar Spiderman. “Hahahahaha…” tawa murid B3. Sedangkan Bu Uchi tersenyum geli melihat tingkah lucu muridnya itu.
“Maaf, nek. Farel kira nenek tak pakai lagi” Ujar Farel polos sambil menyerahkan Kotak kacamata Neneknya itu. “Farel, kamu kreatif kali!” seru Alsa dan Nety bersamaan. “Iya dong… Farel gitu, dong…” kata Farel membanggakan diri. Pecahlah gelak tawa di kelas B3.
Itulah cerita Alsa waktu dia masih Taman kanak-kanak (TK).
TAMAT
Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: alya Aniza
Namanya Putri Salsabila atau sering dipanggil ALSA. Siswi kelas 5 MI Muhammadiyah ini akan menceritakan kisahnya sewaktu TK.
Sebelum masuk kelas, Alsa dan sahabatnya, Nety dan Farel, bermain di halaman sekolah. “Alsa, Nety, aku punya kotak pensil baru, lho…” pamer Farel. “Mana? lihat dong..” pinta Alsa dan Nety. “Yok, ke kelas” ajak Farel sambil menarik tangan Alsa dan Nety.
Sesampai di kelas, Farel segera membuka tasnya dan mengambil kotak pensil yang ia maksud tadi. “Ini dia” pamer Farel sambil menunjukkan kotak pensil warna jingga. “Kok bentuknya sama kayak kotak kacamata nenek, ya…” gumam Alsa. Yap! kotak pensil Farel memang bentuk seperti wadah kacamata.
KRING… KRING… KRING…
Bel masuk berbunyi. Semua murid Tk Al-Muhajirin masuk kelas. “Assalamu’alaikum, anak-anak” salam bu Uchi, wali kelas B3, kelasnya Alsa dan Sahabatnya.
“Wa’alaikum salam, Bu…” jawab semua murid B3.
“Assalamu’alaikum” salam Seorang nenek yang masih berumur 50 tahunan. Rupanya itu nenek Fifi (neneknya Farel). “Wa’alaikum salam..” jawab murid B3 dan Bu Uchi. “Silakan masuk” ujar Bu Uchi ramah.
Nenek Fifi segera menuju bangku Farel, cucunya itu. “Farel, itu kan kotak kacamata Nenek. Kenapa kamu pakai buat Kotak pensil? Ini kotak pensilmu” tegur Nenek Fifi sambil menunjukkan kotak pensil warna hitam bergambar Spiderman. “Hahahahaha…” tawa murid B3. Sedangkan Bu Uchi tersenyum geli melihat tingkah lucu muridnya itu.
“Maaf, nek. Farel kira nenek tak pakai lagi” Ujar Farel polos sambil menyerahkan Kotak kacamata Neneknya itu. “Farel, kamu kreatif kali!” seru Alsa dan Nety bersamaan. “Iya dong… Farel gitu, dong…” kata Farel membanggakan diri. Pecahlah gelak tawa di kelas B3.
Itulah cerita Alsa waktu dia masih Taman kanak-kanak (TK).
TAMAT
Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: alya Aniza
Kotak Kacamata
4/
5
Oleh
Unknown
