Pertemuan Singkat Alia

Baca Juga :
    Judul Cerpen Pertemuan Singkat Alia

    Sesuatu yang tak pernah dibayangkan telah terjadi, dia seorang yang memberi apa yang didapatnya kepadaku ternyata memberi perhatian dan tatapan yang lebih, dia bahkan seorang yang telah kuanggap sahabat. Namun dari pandangan mata serta senyumannya telah memberi jawaban rasa yang telah kupendam sebelumnya.

    Hingga suatu saat aku chat dengannya suatu malam pun kami berbalas-balasan inbox di facebook, terbawa suasana aku telah mengatakan bahwa aku sangat suka dekat dengannya karena dia telah memberiku kekuatan dikala aku kewalahan menghadapi masa-masa sulit di sekolah.

    Sehingga aku berkata tidak mungkin aku mendapatkan hal lebih darimu karena aku hanyalah bulan yang jadi pengagum bintang dan tidak sanggup bersaing dengan yang lain. Tapi dia membalas apa salahnya jika mencoba dulu jangan menyerah, sehingga aku berani mengatakan aku sayang padanya.

    Dan malam itu pun aku serasa mimpi ternyata dia juga menyatakan bahwa menyayangiku dan langsung mengatakan I love you. Tapi kebahagiaan itu hanya berlangsung 2 minggu waktu kebersamaan, aku pergi prakerin, dia tinggal di tempat kerjanya sehingga jarak mulai terasa. Aku berharap setelah pulang prakerin ketemu lagi tapi kenyataan pahit yang harus kuterima, dia pindah kerja di luar provinsi, betapa hancur hati ini sulit menerima kenyataan. Mataku perih tidak bisa berhenti meneteskan air mata. Aku belum bisa melepas kepergiannya.

    Semenjak kepergiannya aku hanya bisa berpikir positif bahwa dia akan kembali meski terkadang takut dia akan berpaling, apalagi kadang-kadang ponselnya sibuk, membuat aku semakin takut untuk kehilangan dan kadang cara bicaranya yang pernah membuatku tersinggung, namun kuserahkan pada tuhan semoga kami bersatu.

    Cerpen Karangan: Melia
    Facebook: Melia Susanti

    Artikel Terkait

    Pertemuan Singkat Alia
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email