Judul Cerpen Let’s Go Writing Friends
Lisa, Lily, dan Lira. Adalah tiga sahabat yang memiliki hobi yang sama, satu sama lain, yap, mereka hobi menulis, menulis apapun itu, entah itu cerita, puisi, pengalaman, ataupun momen. Di sekolahan, mereka bertiga punya grup. Mereka menamakan grupnya ,”The Writing Girls”, mereka juga cukup terkenal di sekolahan mereka yaitu, Write Elementary School. Di sekolah, mereka mendapat honor dari guru mading mereka yaitu Miss Milly.
Suatu hari ada pengumuman “Lomba menulis” tingkat nasional, TWG (the writing girls) berencana mengikuti lomba tersebut. Lomba itu akan di adakan di jakarta selatan. Minggu depan. Berarti satu minggu lagi. Tapi Lira takut, muncul beribu pikiran Negatif di benak Lira, aku dan Lily pun menyemangatinya.
“Ayolah Lira jangan pikir Negatif terus dong, jangan diambil pusing, ayolah.” Rayuku.
“Iya Lir, Positif thinking.” Tambah Lily.
“Kalau kamu mau, besok datang ke rumahku ya, kan besok minggu, pukul 09:00 datangnya, okay.” Seruku.
“It’s okay.” jawab Lily Lira bersama.
Keesokkan harinya
Pagi cerah, sekarang pukul 06:15 AM, sesuai janjian kemarin Lily dan Lira akan datang pukul 09:00. Segera kucuci muka di wastafel, setelah itu aku langsung menyambar handuk ungu muda milikku. “Brrrr” dinginnya air pagi seruku. setelah mandi dan memakai baju, aku pun ke luar untuk ke meja makan, dengan baju ungu bertuliskan “WRITING FRIENDS” dan legging biru langit semata kaki.
“Mom, menu makannya apa,” tanyaku.
“Omelet, Sandwich, Lele goreng, dan jus Alpukat.” Jawab Mom.
“Yummy Mom,”ucapku selesai makan.
“Ting tong, ting tong,” terdengar suara bel rumahku.
Kulirik jam dinding berbentuk bulat itu, sekarang Sudah pukul 09:00, kuyakin seribu persen itu adalah mereka.
“Iya sebentar,” jawabku sambil berjalan membuka pintu.
“Ceklek,” pintu itu terbuka.
“Wah, ternyata kalian. Kukira, kalian gak jadi datang,” candaku.
“Gak mungkin lah kita gak datang,” balas Lily.
“Iya kita kan TWG,” sambung Lira.
“Ya sudah, ayo masuk!” sambutku menyudahi percakapan.
Di dalam, aku dan Lily terus membujuk Lira tapi tetap saja Lira tidak mau, tiba-tiba, Lily berkata, sebelum aku kecewa.
“Ih, Lira mah, gak setia kawan… jadi, kita gak usah sahabatan lagi sama kamu.” Lily merayu kasar.
“Ya sudah deh aku ikut, tapi, kalian berdua harus ajarin aku!” jawabnya pasrah.
“Eh, sudah jam 11 toh, pulang dulu yah Lis.” Ajak Lily sambil melirik Lira.
“Ya sudah, ayo kita pulang.” Jawab Lira.
“Bye, see you letter!” seruku saat mereka sudah ke luar rumah.
Lisa yang sudah lelah pun pergi ke kamarnya dan membuka laptop miliknya, ia kemudian mensearch di gogle “klinik cerita” dan wow, ternyata banyak banget cerpen baru di cerpenmu, Lisa pun membuka sebuah cerita yang berjudul “All Are Friend”. Setelah lama membaca Lisa pun tertidur. Sudah dua jam Lisa tertidur. Akhirnya Lisa pun terbangun. “Hoaaam,” dengkur Lisa, setelah bangun. “Mom hari sudah sore ya.” Teriakku pada Mom. “Iya, sudah sana bangun.” Balas Mom juga berteriak. Akhirnya aku pun ke luar rumah, dengan menaiki sepeda.
Satu Minggu telah berlalu. Aku dan Lisa juga telah mengajari Lira dengan baik. Kami pun siap untuk berangkat ke tempat Lomba. Di sana ternyata sangat ramai. Kami mendapat nomor urut yang berdekatan yaitu, 8, 9, dan 10. Mereka pun langsung mencari meja mereka. Tak lama kemudian acara dimulai. Lisa menulis cerita yang berjudul Petualangan Dalam Mimpi. Lily berjudul Ketika Waktu Berakhir. Dan Lira berjudul Misteri Seeva. Setelah selesai menulis mereka mengumpulkan cerita mereka masing-masing. Pengumuman pemenang diumumkan besok. Kemudian mereka belanja ke Mall. Di sana mereka belanja banyak sekali.
Esoknya…
Mereka kembali ke tempat lomba. Setelah acara pembuka, sekarang acara inti, yaitu pengumuman pemenang. TWG berharap bisa meraih juara. Dan ternyata, Lisa juara pertama, lalu Lily juara kedua, dan Lira juara 3. Mereka pun diberikan Piala dan sejumlah uang.
THE END
Cerpen Karangan: Salwa Al-huwayna
Lisa, Lily, dan Lira. Adalah tiga sahabat yang memiliki hobi yang sama, satu sama lain, yap, mereka hobi menulis, menulis apapun itu, entah itu cerita, puisi, pengalaman, ataupun momen. Di sekolahan, mereka bertiga punya grup. Mereka menamakan grupnya ,”The Writing Girls”, mereka juga cukup terkenal di sekolahan mereka yaitu, Write Elementary School. Di sekolah, mereka mendapat honor dari guru mading mereka yaitu Miss Milly.
Suatu hari ada pengumuman “Lomba menulis” tingkat nasional, TWG (the writing girls) berencana mengikuti lomba tersebut. Lomba itu akan di adakan di jakarta selatan. Minggu depan. Berarti satu minggu lagi. Tapi Lira takut, muncul beribu pikiran Negatif di benak Lira, aku dan Lily pun menyemangatinya.
“Ayolah Lira jangan pikir Negatif terus dong, jangan diambil pusing, ayolah.” Rayuku.
“Iya Lir, Positif thinking.” Tambah Lily.
“Kalau kamu mau, besok datang ke rumahku ya, kan besok minggu, pukul 09:00 datangnya, okay.” Seruku.
“It’s okay.” jawab Lily Lira bersama.
Keesokkan harinya
Pagi cerah, sekarang pukul 06:15 AM, sesuai janjian kemarin Lily dan Lira akan datang pukul 09:00. Segera kucuci muka di wastafel, setelah itu aku langsung menyambar handuk ungu muda milikku. “Brrrr” dinginnya air pagi seruku. setelah mandi dan memakai baju, aku pun ke luar untuk ke meja makan, dengan baju ungu bertuliskan “WRITING FRIENDS” dan legging biru langit semata kaki.
“Mom, menu makannya apa,” tanyaku.
“Omelet, Sandwich, Lele goreng, dan jus Alpukat.” Jawab Mom.
“Yummy Mom,”ucapku selesai makan.
“Ting tong, ting tong,” terdengar suara bel rumahku.
Kulirik jam dinding berbentuk bulat itu, sekarang Sudah pukul 09:00, kuyakin seribu persen itu adalah mereka.
“Iya sebentar,” jawabku sambil berjalan membuka pintu.
“Ceklek,” pintu itu terbuka.
“Wah, ternyata kalian. Kukira, kalian gak jadi datang,” candaku.
“Gak mungkin lah kita gak datang,” balas Lily.
“Iya kita kan TWG,” sambung Lira.
“Ya sudah, ayo masuk!” sambutku menyudahi percakapan.
Di dalam, aku dan Lily terus membujuk Lira tapi tetap saja Lira tidak mau, tiba-tiba, Lily berkata, sebelum aku kecewa.
“Ih, Lira mah, gak setia kawan… jadi, kita gak usah sahabatan lagi sama kamu.” Lily merayu kasar.
“Ya sudah deh aku ikut, tapi, kalian berdua harus ajarin aku!” jawabnya pasrah.
“Eh, sudah jam 11 toh, pulang dulu yah Lis.” Ajak Lily sambil melirik Lira.
“Ya sudah, ayo kita pulang.” Jawab Lira.
“Bye, see you letter!” seruku saat mereka sudah ke luar rumah.
Lisa yang sudah lelah pun pergi ke kamarnya dan membuka laptop miliknya, ia kemudian mensearch di gogle “klinik cerita” dan wow, ternyata banyak banget cerpen baru di cerpenmu, Lisa pun membuka sebuah cerita yang berjudul “All Are Friend”. Setelah lama membaca Lisa pun tertidur. Sudah dua jam Lisa tertidur. Akhirnya Lisa pun terbangun. “Hoaaam,” dengkur Lisa, setelah bangun. “Mom hari sudah sore ya.” Teriakku pada Mom. “Iya, sudah sana bangun.” Balas Mom juga berteriak. Akhirnya aku pun ke luar rumah, dengan menaiki sepeda.
Satu Minggu telah berlalu. Aku dan Lisa juga telah mengajari Lira dengan baik. Kami pun siap untuk berangkat ke tempat Lomba. Di sana ternyata sangat ramai. Kami mendapat nomor urut yang berdekatan yaitu, 8, 9, dan 10. Mereka pun langsung mencari meja mereka. Tak lama kemudian acara dimulai. Lisa menulis cerita yang berjudul Petualangan Dalam Mimpi. Lily berjudul Ketika Waktu Berakhir. Dan Lira berjudul Misteri Seeva. Setelah selesai menulis mereka mengumpulkan cerita mereka masing-masing. Pengumuman pemenang diumumkan besok. Kemudian mereka belanja ke Mall. Di sana mereka belanja banyak sekali.
Esoknya…
Mereka kembali ke tempat lomba. Setelah acara pembuka, sekarang acara inti, yaitu pengumuman pemenang. TWG berharap bisa meraih juara. Dan ternyata, Lisa juara pertama, lalu Lily juara kedua, dan Lira juara 3. Mereka pun diberikan Piala dan sejumlah uang.
THE END
Cerpen Karangan: Salwa Al-huwayna
Let’s Go Writing Friends
4/
5
Oleh
Unknown
