Judul Cerpen Berharap
Namaku Rahayu, aku adalah orang yang selalu merasakan sakitnya berharap. aku mempunyai pengalaman yang bisa akujadikan pelajaran yaitu berharap kepada seseorang.
Dulu aku pernah menyukai seseorang namanya Alfian, aku sangat mencintainya sejak aku menginjak ke sekolah smp. aku mengenalnya karena kita pernah satu sekolah. waktu itu aku sangat memperhatikannya sampai aku rela minta diam diam nomornya ke teman aku sendiri, karena aku malu untuk memintanya sendiri. Setelah mendapatkan nomor hpnya aku langsung mengirim sms ke dia, setelah beberapa hari kemudian dia menembakku untuk jadi pacarnya. aku bahagia banget saat seseorang yang aku suka mengatakan apa yang aku harapkan.
Setelah hampir sebulan dia menghilang tanpa mengabari aku, ternyata dia sudah dekat dengan wanita lain. hati aku sakit entah saat itu aku hanya bisa menangis dan menangis. aku coba mengikhlaskan dia untuk orang lain.
Satu tahun kemudian aku menjalin hubungan dengan orang lain tapi tidak lama, karena aku nggak bisa ngelupain mantan aku alfian. entah apa yang membuatku mudah berikan hatiku padanya, padahal dia sudah menyakiti aku berkali-kali. 12 november itu adalah hari ulang tahunnya aku coba mengungkapkan isi hatiku lewat surat ucapan yang aku berikan padanya, tapi dia begitu biasa saja tanpa ada respon apapun.
26 februari adalah ulang tahunku, aku berharap dia ngucapin walaupun tidak langsung, aku menunggunya, ternyata sampai sore dia belum ngucapin padahal di sekolah kita sering berpapasan. Setelah beberapa lama aku membuka bbm ternyata ada bbm dari dia “hbd ya”, aku terkejut sampai sampai aku menangis karena saking bahagianya walaupun kata-katanya cuma simple. setelah aku dengar dengar ternyata dia disuruh sahabat aku, ada sedikit rasa kecewa karena terlalu berharap.
Kita sering chatan bahkan dia sering membuat aku baper, karena kata-katanya dan gombalannya, tapi bodohnya aku tanpa aku sadari ternyata itu semua cuma omong kosong dia, bukan hanya di saya tapi juga hampir semua cewek, aku sangat kecewa tapi entah kenapa aku masih berharap padanya, jelas jelas dia tidak pernah merespon aku sama sekali. padahal aku selalu berusaha untuk melupakannya, ternyata aku nggak bisa. entah apa yang membuatku selalu berharap padanya. menurut aku berharap kepada seseorang adalah hal bodoh yang pernah aku lakukan.
Cerpen Karangan: Rahayu
Facebook: Rahayu Rhy
Namaku Rahayu, aku adalah orang yang selalu merasakan sakitnya berharap. aku mempunyai pengalaman yang bisa akujadikan pelajaran yaitu berharap kepada seseorang.
Dulu aku pernah menyukai seseorang namanya Alfian, aku sangat mencintainya sejak aku menginjak ke sekolah smp. aku mengenalnya karena kita pernah satu sekolah. waktu itu aku sangat memperhatikannya sampai aku rela minta diam diam nomornya ke teman aku sendiri, karena aku malu untuk memintanya sendiri. Setelah mendapatkan nomor hpnya aku langsung mengirim sms ke dia, setelah beberapa hari kemudian dia menembakku untuk jadi pacarnya. aku bahagia banget saat seseorang yang aku suka mengatakan apa yang aku harapkan.
Setelah hampir sebulan dia menghilang tanpa mengabari aku, ternyata dia sudah dekat dengan wanita lain. hati aku sakit entah saat itu aku hanya bisa menangis dan menangis. aku coba mengikhlaskan dia untuk orang lain.
Satu tahun kemudian aku menjalin hubungan dengan orang lain tapi tidak lama, karena aku nggak bisa ngelupain mantan aku alfian. entah apa yang membuatku mudah berikan hatiku padanya, padahal dia sudah menyakiti aku berkali-kali. 12 november itu adalah hari ulang tahunnya aku coba mengungkapkan isi hatiku lewat surat ucapan yang aku berikan padanya, tapi dia begitu biasa saja tanpa ada respon apapun.
26 februari adalah ulang tahunku, aku berharap dia ngucapin walaupun tidak langsung, aku menunggunya, ternyata sampai sore dia belum ngucapin padahal di sekolah kita sering berpapasan. Setelah beberapa lama aku membuka bbm ternyata ada bbm dari dia “hbd ya”, aku terkejut sampai sampai aku menangis karena saking bahagianya walaupun kata-katanya cuma simple. setelah aku dengar dengar ternyata dia disuruh sahabat aku, ada sedikit rasa kecewa karena terlalu berharap.
Kita sering chatan bahkan dia sering membuat aku baper, karena kata-katanya dan gombalannya, tapi bodohnya aku tanpa aku sadari ternyata itu semua cuma omong kosong dia, bukan hanya di saya tapi juga hampir semua cewek, aku sangat kecewa tapi entah kenapa aku masih berharap padanya, jelas jelas dia tidak pernah merespon aku sama sekali. padahal aku selalu berusaha untuk melupakannya, ternyata aku nggak bisa. entah apa yang membuatku selalu berharap padanya. menurut aku berharap kepada seseorang adalah hal bodoh yang pernah aku lakukan.
Cerpen Karangan: Rahayu
Facebook: Rahayu Rhy
Berharap
4/
5
Oleh
Unknown
