Gara Gara Neola Cerewet

Baca Juga :
    Judul Cerpen Gara Gara Neola Cerewet

    Pada malam minggu, Neola dan kedua orangtuanya akan pergi ke tempat mie ayam depan sekolah Mts. Sesampai di tempat mie ayam itu, mereka langsung turun dari mobil.

    “Pak, mie ayam 3 dan es teh 3,” pesan ayah Neola pada penjual mie ayam itu. Mereka langsung duduk. Neola dan keluarganya mengobrol sambil menunggu pesanan mereka.

    Pesanan mereka pun datang. Mereka segera menghabiskan mie ayamnya.

    “Alhamdulillah, sudah kenyang,” kata Neola setelah makan mie ayamnya. Neola lalu menyeruput es tehnya. Selesai makan, mereka lalu pergi ke Ngrambe membeli martabak. Mereka pun menemukan martabak mini yang harga satu buahnya 1000,- rupiah

    “Neola, bunda, ayah pergi ke apotek dulu, ya…,” kata Ayah Neola. Neola dan Bunda Neola mengangguk. Ayah Neola segera menuju apotek terdekat.

    “Mas, saya pesan 10 martabak mini,” pesan Bunda Neola. “Rasa apa?,” tanya penjual martabak mini. Neola melihat rasa-rasa martabak. “Melon 2, coklat kacang 2, kacang keju 2, coklat 2, dan kacang 2,” ujar Neola. Penjual itu membuat pesanan Neola, sedangkan Neola dan bunda Neola menunggu Pesanan mereka.

    “Harganya 10 ribu” kata penjual martabak mini itu sambil memberikan kotak berisi martabak mini pesanan mereka. Bunda Neola membayar dengan uang pas. Mereka segera pulang.

    Di perjalanan…
    “Ayah, bla bla bla bla…,” Neola bercerita puanjang Luebar. Ditengah Neola bercerita, mereka melewati tempat mie ayam tadi tempat mereka makan.
    “Yah, bukannya tadi tempat kita makan, ya…?,” tanya Bunda.
    “Waduh! kita kelewatan dari Pucangan, bun,” seru ayah. Ayah membelok lagi mobilnya. “Neola, sih ngajak ngobrol terus,” ujar ayah sambil menyetir. Neola termasuk anak yang cerewet. “Iya, deh maaf,” celetuk Neola.

    Sesampai di rumah, ia mengambil diarynya dan menulis pengalamannya tadi.

    Dear Diary. 30 07 2016.
    neola putri nadhita
    Tadi kan aku cerita pas perjalanan pulang, aku cerita sama orangtuaku. Tiba tiba kami kelewatan. Kejadian ini tak kan kulupakan.
    Salam, neola p.n.

    Neola meletakkan diarynya dan bolpoinnya tadi di tempatnya. Tiba-tiba Neola ketawa mengingat kejadian tersebut.

    TAMAT

    Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
    Facebook: alya Aniza

    Artikel Terkait

    Gara Gara Neola Cerewet
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email