Tantangan Nyonya Barti Koki

Baca Juga :
    Judul Cerpen Tantangan Nyonya Barti Koki

    Suatu hari di pasar ada pengumuman

    “hmm baiklah di istana akan diadakan lomba memasak dan koki istana nyonya Barti akan menjadi tuan rumah yang ingin mendaftar silakan ke istana hmm terima kasih”

    “apa” serentakku menuju ke rumah lalu aku pun menceritakan hal itu kepada ibu ibu tersentak kaget dengan berita itu
    “ayo kita harus cepat agar bisa mengisi formulir lomba di istana” iya memang selama ini kami selalu hidup miskin tetapi tentram begitulah tapi kali ini aku harus mencoba
    “ayo jangan melamun nanti tidak kebagian formulirnya” perkataan ibu membuat aku lupa dari lamunanku dan aku langsung mengganti pakaian dan ternyata kami mendapat nomor urut ke tiga dan aku dan ibu juga harus segera ke pasar untuk membeli barang yang dibutuhkan untuk lomba besok

    Dan besok pun tiba, jam alarm yang dibuat ayahku pun berbunyi, aku segera mematikan alarm jam itu, aku pun segera mengambil handuk dan menuju sumur di belakang, ibu pun sudah membungkus alat dan bahan yang diperlukan. Oiya aku lupa mengatakan namaku Mutia biasa dipanggil Muti
    Selesai mandi aku pun pergi ke lemari ukir dari kakekku, aku mengambil celemek dan topi putih dan baju, aku pun segera berangkat bersama ibu ayah kakak dan adik.

    Di perlombaan aku segera membuat cookies rainbow dan aku segera membuatnya sekitar setengah jam lalu, aku segera mengumpulkan kueku itu dan ada anak perempuan sebaya denganku bernama catera, ia anak seorang saudagar kaya dan ia pun mengajakku untuk menjadi temannya, aku pun segera ke panggung untuk mendengar

    “dan hmm baiklah ini dia, terima kasih sudah datang dan mengikuti lomba ini, baiklah ini dia babak penentuan juara, aku sudah memegang nama sang juara, aku harap di 3 kertas itu ada nama kalian calon juara kita, oke juara ketiga Marina selamat membawa uang 86 juta rupiah, oke juara ke dua Amanda selamat membawa uang 96 juta rupiah selamat, baiklah juara pertama … Mutia”
    “apa” kataku, ibu pun segera maju untuk menemaniku mengambil hadiah, Catera pun senang, aku berjanji akan menggunakan uang itu

    Tamat

    Cerpen Karangan: Nirina Syifa Aulia
    Facebook: Henny Sus

    Artikel Terkait

    Tantangan Nyonya Barti Koki
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email