Judul Cerpen Ibu Ketinggalan Saat Mau Beli Ikan
Sore itu aku dan keluargaku akan membeli ikan hias untuk di kolam dan aquarium milik keluargaku yang cukup besar menurutku. Aku membeli ikan di toko ikan langgananku. Disana ikannya bervariasi dan lucu-lucu.
Oh iya nama ku mira rafifa maharani. Cukup panggil aku mira. Aku tinggal di karawang, jawa barat. Aku mempunyai satu adik yang bernama aqeela keysha rhifani. Dia masih berumur 4 tahun. Sedangkan aku 10 tahun. Sangat beda jauh.
“Teh cepetan ganti bajunya!” kata ibu.
“Iya bu.” aku menjawabnya dengan enteng dan pergi ke kamarku yang berwarna biru muda.
Aku mengganti bajuku dengan baju lengan panjang dan celana jeans sebetis. Aku juga menguncir kuda rambutku yang panjang dengan karet warna putih susu bertotol-totol hitam. Setelah selesai aku ke luar dengan penampilan cantik dan anggun.
“Teh kunci pintunya ya.” kata ibu. Aku hanya mengangguk dan mengunci pintunya.
Ibu, ayah dan aqeela sudah menunggu di depan. Aqeela dan ayah sudah naik di motor. Aqeela kelihatan sedang duduk di jok depan sambil menunggu aku dan ibu. Aku naik di jok tengah di belakang ayah. Ibu mengunci pintu gerbang agar tidak ada yang masuk sembarangan. Ayah meng-gas motor dan motor melaju dengan kecepatan sedang. Lalu aqeela menangis tiba-tiba.
“Hiks ibu jangan ditinggal. Ayah ibu jangan ditinggal.” rengek aqeela.
“Lho kenapa?” ayah berhenti di pinggir jalan.
“Yah ibu kok ditinggal?” gilaran aku yang bingung. Saat aku, aqeela dan ayah menengok ke belakang ternyata ibu masih ada di depan gerbang. Hahahaha! Ibu ketinggalan ternyata. Pantesan aja aqeela merengek minta ibu. Ternyata ibu ketinggalan. Hahahaha. Untung belum terlalu jauh kalau sudah terlalu jauh ibu ketinggalan saat beli ikan dong. Hahaha.
Lalu ibu naik ke motor. Kami tertawa terbahak-terbahak. Lalu kami pun melamjutkan perjalan ke toko ikan.
Tamat
Cerpen Karangan: Amira. S. Firdaus
Sore itu aku dan keluargaku akan membeli ikan hias untuk di kolam dan aquarium milik keluargaku yang cukup besar menurutku. Aku membeli ikan di toko ikan langgananku. Disana ikannya bervariasi dan lucu-lucu.
Oh iya nama ku mira rafifa maharani. Cukup panggil aku mira. Aku tinggal di karawang, jawa barat. Aku mempunyai satu adik yang bernama aqeela keysha rhifani. Dia masih berumur 4 tahun. Sedangkan aku 10 tahun. Sangat beda jauh.
“Teh cepetan ganti bajunya!” kata ibu.
“Iya bu.” aku menjawabnya dengan enteng dan pergi ke kamarku yang berwarna biru muda.
Aku mengganti bajuku dengan baju lengan panjang dan celana jeans sebetis. Aku juga menguncir kuda rambutku yang panjang dengan karet warna putih susu bertotol-totol hitam. Setelah selesai aku ke luar dengan penampilan cantik dan anggun.
“Teh kunci pintunya ya.” kata ibu. Aku hanya mengangguk dan mengunci pintunya.
Ibu, ayah dan aqeela sudah menunggu di depan. Aqeela dan ayah sudah naik di motor. Aqeela kelihatan sedang duduk di jok depan sambil menunggu aku dan ibu. Aku naik di jok tengah di belakang ayah. Ibu mengunci pintu gerbang agar tidak ada yang masuk sembarangan. Ayah meng-gas motor dan motor melaju dengan kecepatan sedang. Lalu aqeela menangis tiba-tiba.
“Hiks ibu jangan ditinggal. Ayah ibu jangan ditinggal.” rengek aqeela.
“Lho kenapa?” ayah berhenti di pinggir jalan.
“Yah ibu kok ditinggal?” gilaran aku yang bingung. Saat aku, aqeela dan ayah menengok ke belakang ternyata ibu masih ada di depan gerbang. Hahahaha! Ibu ketinggalan ternyata. Pantesan aja aqeela merengek minta ibu. Ternyata ibu ketinggalan. Hahahaha. Untung belum terlalu jauh kalau sudah terlalu jauh ibu ketinggalan saat beli ikan dong. Hahaha.
Lalu ibu naik ke motor. Kami tertawa terbahak-terbahak. Lalu kami pun melamjutkan perjalan ke toko ikan.
Tamat
Cerpen Karangan: Amira. S. Firdaus
Ibu Ketinggalan Saat Mau Beli Ikan
4/
5
Oleh
Unknown
