Judul Cerpen Anak Sholehah
Haura adalah anak yang pintar, sholehah, cantik, selalu menuruti perintah Allah dan menuruti perintah orangtuanya.
Suatu hari…
Haura bermain bersama teman-temannya, yang bernama Hasna, Nafa dan Aniq. Saat mereka sedang bermain di taman,
“Eh kamu bawa uang gak…?” tanya Hasna.
“Bawalah…!” kata Haura, Nafa dan Aniq bersamaan.
“Jajan yuk…!” ajak Nafa.
“Ayo…!” kata Haura, Hasna dan Aniq.
Saat mereka hampir sampai di toko, terlihatlah oleh mereka ada seorang nenek. Mereka merasa kasihan, terlihat nenek itu badannya kurus dan bajunya tidak layak untuk dipakai.
“Nenek…, mana keluarga nenek…?” tanya Aniq.
“Keluarga Nenek sudah meninggal semua” jawab Nenek itu.
“Innalillahi wa innaillaihi rojiun…!” kata Haura dan teman temannya. Haura merasa kasihan.
Sesampainya di rumah Haura bercerita pada Ayah dan Ibunya. Mereka sepakat untuk membantu Nenek itu. Ayah Haura bekerja sebagai pengusaha, sedangkan ibunya seorang dokter gigi. Mereka menemui Nenek itu.
“Nenek, kami akan membantu Nenek” Kata Haura.
“Kami akan memberi Nenek tempat tinggal,” lanjut Haura.
“Terima kasih…” kata Nenek itu.
Mereka menempatkan Nenek itu di Villa milik ayah Haura. Karena terletak di pegunungan, suasananya sejuk. Nenek itu suka tinggal di Villa milik ayah Haura karena bersih, sejuk, rapi dan nyaman.
Cerpen Karangan: Hafshah Mufidah
Facebook: Hafshah Fida
Haura adalah anak yang pintar, sholehah, cantik, selalu menuruti perintah Allah dan menuruti perintah orangtuanya.
Suatu hari…
Haura bermain bersama teman-temannya, yang bernama Hasna, Nafa dan Aniq. Saat mereka sedang bermain di taman,
“Eh kamu bawa uang gak…?” tanya Hasna.
“Bawalah…!” kata Haura, Nafa dan Aniq bersamaan.
“Jajan yuk…!” ajak Nafa.
“Ayo…!” kata Haura, Hasna dan Aniq.
Saat mereka hampir sampai di toko, terlihatlah oleh mereka ada seorang nenek. Mereka merasa kasihan, terlihat nenek itu badannya kurus dan bajunya tidak layak untuk dipakai.
“Nenek…, mana keluarga nenek…?” tanya Aniq.
“Keluarga Nenek sudah meninggal semua” jawab Nenek itu.
“Innalillahi wa innaillaihi rojiun…!” kata Haura dan teman temannya. Haura merasa kasihan.
Sesampainya di rumah Haura bercerita pada Ayah dan Ibunya. Mereka sepakat untuk membantu Nenek itu. Ayah Haura bekerja sebagai pengusaha, sedangkan ibunya seorang dokter gigi. Mereka menemui Nenek itu.
“Nenek, kami akan membantu Nenek” Kata Haura.
“Kami akan memberi Nenek tempat tinggal,” lanjut Haura.
“Terima kasih…” kata Nenek itu.
Mereka menempatkan Nenek itu di Villa milik ayah Haura. Karena terletak di pegunungan, suasananya sejuk. Nenek itu suka tinggal di Villa milik ayah Haura karena bersih, sejuk, rapi dan nyaman.
Cerpen Karangan: Hafshah Mufidah
Facebook: Hafshah Fida
Anak Sholehah
4/
5
Oleh
Unknown
