Gara Gara Baca Buku

Baca Juga :
    Judul Cerpen Gara Gara Baca Buku

    Pada suatu hari di sebuah sekolah terdapat sebuah sahabat yang dinamakan MANIS; anggotanya Mali si Mangga, Nimla si Nanas dan Sani si Stroberi. Mereka paling suka baca buku fantasi dan hantu.

    Tet… tet… bel istirahat berbunyi, kelas VI pada berhamburan ke luar kelas, tetapi si MANIS tidak ke luar kelas, karena mereka ingin membaca buku yang dibawa oleh Nimla.

    “Teman-teman, kemarin aku beli buku yang judulnya Surat Misterius,” kata Nimla.
    “Ayo kita baca! Yo!” Jawab mereka serempak.

    Mereka bertiga membaca dengan penuh rasa misteri. Menit demi menit berlalu, tiba-tiba Tet… tet… tet… bel masuk berbunyi.

    “Aduh, padahal tinggal sedikit lagi lho!” Kata mereka bertiga.
    “Ya sudah, besok kita lanjutin lagi bacanya,” jawab Nimla.
    “Oke!” Kata Mali dan Sani.

    Sekarang pelajaran matematika, pelajaran yang paling disukai Mali, Nimla, dan Sani. Tetapi kok sekarang mereka tidak bisa berkonsentrasi dengan baik, mereka memikirkan buku yang mereka baca tadi.

    Tet.. tet.. Tet.. bel pulang berbunyi.

    “Horeee pulaang!” Kata murid kelas VI.

    Mali dijemput menggunakan mobil, Nimla menggunakan motor, dan Sani menggunakan mobil. Rumah mereka bertiga tak terlalu jauh dari sekolah, tetapi mereka dijemput dan diantar, karena sekalian ikut Ayah dan Bunda berangkat kerja dan pulang kerja.

    Sesampainya di rumah, Nimla ganti baju, makan siang dan tidur. Begitu pula dengan Mali dan Sani. Saat tidur, Nimla bermimpi bahwa dia harus menyelamatkan anak-anak yang diceritakan dalam buku, kata makhluk halus. Nimla bingung caranya bagaimana, tiba-tiba ada yang berkata, Jika tidak bisa, kau akan diteror setiap hari. Nimla ketakutan dan langsung bangun dari mimpinya. Mali dan Sani juga bermimpi begitu. Siang berganti pagi.

    Hari ini, hari Minggu, Nimla di rumah bersama Sani dan Mali, karena Ayah dan Bunda Nimla pergi ke luar kota. Nimla, Sani dan Mali bercerita tentang mimpi mereka. Yang pertama cerita Nimla, kedua Mali, dan ketiga Sani. Selesai bercerita mereka menonton TV. Saat beranjak dari duduk tiba-tiba ada suara mengerikan. Suaranya persis dari mimpi mereka. “Cepat selamatkan anak-anak yang ada di buku!”

    Si MANIS takut dan segera berlari ke luar rumah.

    “Gara-gara baca buku! Huh!” Kata Nimla.
    “Iya niih!” Jawab Mali dan Sani.

    Cerpen Karangan: Aidah Karimah

    Artikel Terkait

    Gara Gara Baca Buku
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email