Good Bye My Best Friend

Baca Juga :
    Judul Cerpen Good Bye My Best Friend

    Anggi, Feby dan Kurnia ya itu sahabatku, kami 3 tahun bersama. kami selalu menghabiskan waktu bersama-sama, karena jika kami bersama waktu terasa sangat cepat sekali. Kami selalu bermain, bergurau dan melakukan hal-hal yang lainnya.

    Di suatu hari Feby nampak kurang bersemangat, Aku, Anggi dan Kurnia sangat bingung kenapa Feby bertingkah yang sangat aneh dan tidak biasanya Feby tidak kebanyakkan tingkah, banyak bicara, dan selalu jajan banyak. Sudah satu minggu Feby bertingkah aneh seprti itu, “kamu kenapa Feb? tidak biasanya kamu beringkah seperti ini?” ujar Anggi. Feby pun tidak menjawab pertanyaan anggi, akhir-akhir ini pun Feby jarang berbicara kepada kami. Aku, Anggi dan Kurnia mencoba berbagai cara untuk mengubah tingkahnya yang tidak seperti biasanya itu, tapi hasilnya Feby tidak berubah seperti yang dulu lagi.

    Di pagi hari yang cerah kami bertiga tanpa Feby berjalan menuju sekolah, kami tau jika mungkin Feby telat bangun lagi. pada jam 06:45 pelajaran dimulai Feby bangku Feby masih kosong. Tidak lama lagi Pak Muslikun akan datang “duhh.. mana ini Feby udah jam segini kok belum berangkat sih, bentar lagikan waktu nya pembelajaran” ujar Kurnia.
    Kami bertiga sempat berfikir apa mungkin Feby sakit, tetapi jika Feby sakit ia pasti mengirimkan SMS kepada kami.

    Pak Muslikun datang dan pembelajaran pun dimulai, tepat jam 07:10 Feby dan Ibunya mengetuk pintu kelas dengan perlahan “tok tok tok!!!” Pak muslikun pun berjalan ke depan pintu kelas ke arah Ibu Feby dan membicarakan sesuatu. Kami bertiga sangat penasaran mengapa Feby telat hingga seperti ini. Bel istirahat dimulai kami bertiga bertanya kepada Feby “Feby kenapa kamu telat tadi?, tidak biasanya kamu telat hingga seperti ini, tingkahmu juga sudah seminggu aneh seperti ini. kamu ada masalah Feb? kita udah 3 tahun Feb sahabatan masa kamu gak mau cerita sama kita-kita ini?”. “maaf ya kalo sekarang aku belum bisa cerita sama kalian, maaf ya kalo aku udah buat kalian khawatir juga. aku bakalan cerita ke kalian kok tapi masih belum waktunya” ujar Feby. Jelas kami bertiga kesal dengan pekataan Feby tadi.

    Hari minggu yang cerah, kami berempat setiap hari minggu selalu bermain sepeda di taman. Aku, Anggi dan Kurnia menyusul ke rumah Feby “Feby! Feby!” Feby pun keluar dari rumahnya dan mengambil sepedanya. Kita pun besepeda bersama-sama Feby pun bertingkah bersemangat lagi tidak seperti tingkahnya yang aneh pada akhir-akhir seminggu ini.

    Ketika kita sedang asik meminum es kelapa muda di taman dan asik bergurau bersama-sama, tiba-tiba handphone Feby berdering “kring! kring!” Feby langsung mengangkat teleponnya dan berjalan agak menjauh dari kami bertiga. “maaf ya aku pulang duluan!” ujar Feby. Tanpa Feby mendengarkan kami berbicara Feby langsung mengayuh sepedanya dengan cepat untuk segera pulang ke rumahnya. Kami bertiga pun tidak sempat bertanya kepada Feby mengapa dia terburu-buru untuk pulang padahal kami ber-empat baru saja seperti dahulu lagi. Padahal aku sangat rindu dengan Feby “ah sudahlah mungkin dia sakit perut atau tidak Feby mau ke rumah saudaranya” batinku.

    Pada saat hari kamis Feby tidak masuk sekolah lagi, yaapp lagi. Sudah empat hari Feby tidak masuk sekolah. Pada saat pulang sekolah kami bertiga pun mencoba ke rumah Feby, dan ternyata rumah Feby tertutup rapat. Kami sudah memanggil-memanggilnya tapi tidak ada jawaban, kami bertiga pulang dengan rasa penasaran.

    Pada malam sabtu minggu Feby menyuruh kami untuk datang ke taman. aku menemuinya duduk sendirian di ayun-ayun berwarna merah. Tiba-tiba Feby memeluk kami bertiga dan menangis. Feby bilang dia harus pindah ke malang, jelas kami bertiga terkejut dan bersedih kami sudah 3 tahun bersama, tapi sekarang mau berpisah. “kalian gak usah sedih, Aku bakal main ke kalian pada waktu liburan” Ujar Feby. Feby memberikanku kotak musik untuk kenang-kenangan

    Cerpen Karangan: Dhinda Lintang
    Facebook: Dhinda Lintang

    Artikel Terkait

    Good Bye My Best Friend
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email