Judul Cerpen Katakan Dengan Hati (Part 1)
Aahhh… Nyamannya… tempat ini begitu membuatku tenang, serasa ku ingin istirahatkan tubuhku yang lelah ini. Aku rasa aku akan memejamkan mata sebentar saja…
“andi… andii…” terngiang suara di kepalaku
Ah suara ini seperti suara yang ku kenal
“andi… Bangun… andi… Ku mohon bangun…”
Ah suara itu lagi Tapi Kenapa dia menyuruhku bangun.
“andi… kumohon jangan pergi… jangan mati andi…”
Suara itu lagi, tapi tunggu, mati.. siapa yang mati?… aku?
Ah… benar.. ku ingat, saat itu desa kami diserang para bandit dari kegelapan malam, aku berlari bersama orang orang lari menjauhi desa kami memasuki hutan… tapi saat kami menyeberangi jurang kami pun diserang lagi oleh bandit tersebut, kami berlari berpencar menyelamatkan diri, beberapa orang mati terbunuh yang lainnya menceburkan diri ke sungai dan naik ke gunung, namun aku mencoba menyeberangi tebing jurang, tapi sayangnya aku terpeleset aku terjatuh ke dalam jurang, hahaha mungkin sudah ajalku mati di sini mati di dinginnya kegelapan.
“andi… andi…” terngiang kembali suara di kepalaku
“andi… andi.. andi…” suara antah berantah
“suara siapa ini… siapa kamu mau apa kau memnggilku” ujarku
“andi.. apakah kamu mau hidup kembali” suara antah berantah
“hidup kembali? Bagaimana bisa? Siapa kamu” ujarku
“apa kau ingin hidup kembali” suara antah berantah
“hidup kembali? aku mau… Aku ingin hidup kembali.. aku ingin hidup” ujarku
“aku bisa menghidupkanmu, namun ada saratnya” suara antah berantah
“apa saratnya, akan kulakukan apapun saratnya itu…” ujarku
“kau kuberi kuhidupkan kau kembali tapi kuberi waktu 364 Hari Untuk mengumpulkan 5 dewi. Namun apabila kamu gagal, kau akan kembali mati dan jiwamu akan di ditahan oleh iblis neraka, apa kau sanggup” suara antah berantah
“mengumpulkan 5 dewi? Apa Cuma itu saja?… baik akan kulakukan syarat itu” ujarku
“maka bangunlah kau mako dari tidurmu” suara antah berantah
Pukul 06:00 kota kanagawa, musim dingin
Saat itu aku sedang tidur di kamar
“kakak… kakakkk ayo bangun…”
Bruuuukkkk…
“arggg… Perutku sakiittt…” Ujarku
“kakak pemalas ayo bangun, sudah siang, kakak ini hari pertamamu sekolah kau tak ingin melewatkan upacara penyambutan bukan?” ucap seorang gadis kecil
“aaah… hari pertama? iya.. iyaa… aku bangun, cepat turun dari perutku, kau sudah besar adik yang bodoh” ucapku
“cepet turun segera makan kakak pemalas, masakan ibu sudah siap…” ucap adikku
“dasar adik bodoh, perutku sakit dibuatnya, andai kata kalau dia bukan adikku, akan kutaruh dia ke dalam kardus dan kutaruh di lapangan supaya ada yang memungutnya HAHAHA… tapi sayangnya dia adikku, airi dan dia bukan kucing” ucapku
“tapi tadi malam kayaknya aku mimpi aneh, mimpi apa aku ini, mengumpulkan dewi? Yang benar saja, yang ada aku jadi playboy cap kuda terbang… hahaha benar benar mimpi yang aneh malam tadi. Kurasa aku terlalu banyak bermain game, sehingga terbawa mimpi… hoaaamm tapi aku masih mengantuk, kurasa aku akan tidur sebentar masih ada 15 menit lagi” ucapku lagi
“Nitt… nit… nit… nit… nit…” suara alarm
“ARRRHHHH jam 06:45.. ahhh aku kesiangan, kurasa aku tak cukup waktu untuk sarapan dan mandi” ucapku
“andi… cepatlah kau bangun, sudah siang dan cepat makan sarapanmu, adikmu sudah berangkat duluan dari tadi” ucap ibuku
“ah… Ibu kenapa tidak membangunkanku… aku telat nih, sarapannya kumakan di jalan saja, aku berangkat dulu” ucapku
“kau ini… kau sudah besar, sudah mulai masuk SMA tapi kelakuanmu masih saja kaya dulu, suka bangun siang, pasti bermain game sampai larut lagi yah, kujual gamemu kalau kayak gini terus” ucap ibuku
“ahhh… ibu… Ini yang terakhir bu… Ya sudah aku berangkat dulu udah telat ni” ucapku
“dasar kau ini, ya sudah hati hati di jalan dan ini jangan lupa bekalmu dimakan” ucap ibuku
Aku pun berlari sekencang kencangnya menelusuri jalan ke sekolah melewati segala rintangan yang ada, dari melompati lobang galian, menerobos taman dan melewati sawah, rasa rasanya seperti acara olahraga rintangan di tv.
“ding… dong… Ding… Dong…” suara bell sekolah”
Saat aku sudah hampir sampai di gerbang sekolah
“Ah… gawat aku telat, aku harus memperkencang lariku.. sial… hari pertamaku telat dimana letak aula itu” ucapku
Aku berlari dari gerbang masuk gedung A ke gedung B, namun saat aku berbelok ke lorong menuju aula, aku bertabrakan dengan seseorang…
Braaaak… “cup aah”
Aku bertabrakan dengan seorang gadis, tanpa sengaja saat itu juga bibir kita saling bersentuhan dan aku jatuh tepat di atasnya
Deg… deg… Deg… mata kita saat itu juga saling bertatapan cukup lama kira kira 5 detik, tapi aku langsung sadar, dan segera berdiri menjauh dan bersujud meminta maaf padanya
“m…m…m… maaf… aku tidak sengaja… Aku tidak sengaja aku tidak melihat ada seseorang di belokan itu aku tidak ta…” ucapku
PLAAK… tamparan panas di pipi kananku seperti ada bola kasti dengan kecepatan 70Km/s mengenai pipiku
Saat itu juga dia lari meninggalkanku tanpa mengucapkan kata kata… sedangkan diriku hanya terdiam memegang bekas tamparan itu
Setelah itu aku bergegas pergi ke aula sekolahku yang baru dan aku duduk di seblah teman SMPku yang sudah menanti disana, oh iya dari ratusan orang dari sekolahku yang lama hanya dia seseorang yang masuk SMA yang sama denganku
“selamat pagi andi. Kenapa kamu terlihat kecapean gitu, apa kamu bangun kesiangan lagi.. Payahmu tidak pernah berubah yah, siang terus dari SMP HIHIHI” ucap temanku tomoya
“aah… diam kau.., hari ini ak…ku sungguh sial tom.. sudah kesiangan dihari perta..ma.. sekolahku lalu bertemu dengan cewek gorilla” ucapku terbata bata karena kecapean
“HIHIHI aku tidak heran, aku akan kaget apabila kamu sudah datang dari pagi hari dan tidak melakukan hal bodoh lainnya, HIHIHI… hey andy kenapa pipimu merah dan bengkak gitu, kaya kena setrikaan gitu? hihihi” ucap tomoya sambil tertawa kecil
“ah diam kau tom, tadi pagi aku bertabrakan dengan seorang gadis gorilla, tanpa sadar aku me…” ucapku
“me? Apa maksutmu me..?” ucap tomoya
“ah ti…tidak, tidak ada apa apa,” ucapku sambil memalingkan wajah darinya
“hahaha dasar kamu ndy… salah satu dari 7 anak aneh di sekolah SMP kita dulu hihihi..” ucap tomoya
“beriisik kau, aku tak mau mendengar candaannmu, pipiku sedang panas dingin nih bukannya dihibur, malah menabur bon cabe lagi” ucapku kesal
Aku teringat kembali kejadian tadi pagi, entah kenapa saat kejadian itu dadaku begitu panas, serasa membuat hangat tubuhku.. kira kira siapa dia, dia begitu cantik dan manis dan bibirnya.. Ah… membuatku penasaran” ujarku dan membuat wajahku memerah malu mengingatnya
Dan saat aku sedang asik mengobrol dengan tomoya untuk menghabiskan waktu yang membosankan ini, tiba tiba kepala sekolah mempersilahkan seorang perwakilan dari kelas 1 untuk mengucapkan kata sambutan. Dan aku terkejut melihat siapa yang berjalan menuju panggung.
“mari kita sambut perwakilan dari anak kelas 1 untuk membacakan sambutan selamat datang ke sekolah SMA SIZIOKA, Midori Sakura” ucap kepala sekolah
“Prok… Prokk… prok…” tepuk tangan mengiringi gadis itu saat berjalan di panggung aula
“perkenalkan saya midori sakura saya murid kelas 1…” ucapnya
“haaah… gadis itu… itu gadis yang tadi pagi kutabrak kan…” ucapku dengan heran
“hey hey hey andy. Apa kamu tau, midori itu peringkat pertama saat ujian masuk sekolah ini loh, dan kudengar, ayahnya juga pemilik beberapa perusahaan di daerah ini dan membantu pembangunan sekolah ini” ucap tomoya
“h..hah masa sih? Pantas saja guru guru dan kepala sekolah begitu akrab, tapi aku malas berurusan dengan orang seperti dia, bisa bisa aku akan banyak musuh kalau berurusan dengannya” ucapku dengan nada cuek
“hahaha andy andy, siapa tau dengan kecerobohanmu itu dia akan berurusan denganmu HIHIHI” ucap tomoya
“ah diam kau, aku sedang malas bercanda” ucapku dengan nada cuek
Akhirnya sambutan sambutan sambutan yang membosankan telah selesai, semua siswa kelas 1 berjalan ke lorong untuk melihat mading pembagian kelas dan eskul eskul yang ada di sekolah.
“hey hey andy, lihat lihat kita sekelas, namamu juga ada di kelas 1-A ” ucap tomoya
“hah serius… kau tomoya… ah.. benar ada hahaha kukira hari ini aku begitu sial, hahahaha, tapi sekarang aku tau kalau dewi fortuna masih melirikku hahaha, aku sangat senang kau juga di kelas ini, aku tidak tau apa jadinya tanpa hadirmu pangeranku” ucapku dengan senang, sampai sampai aku memeluk tomoya
Tanpa kusadari tomoya menampar pipi kiriku
PLAAKK
“a..aah… a…andy d…dasar bodoh” ucap tomoya sambil marah dan merah malu wajahnya
“heeeh… Kenapa? Kenapa kau juga ikut ikutan menamparku, juga. to…mo..ya… lagi pula kau juga pria dan satu satunya teman yang kukenal” ucap diriku sambil memegang pipi kiriku yang sekarang ikutan panas
“ah.. kamu ini… tidak seharusnya aku dipeluk seperti itu..” ucap tomoya sambil menahan malu
“heeeeh… Kenapa” ucapku
‘sudah a..aku tak mau memperpanjang lebar. Pokoknya jangan melakukan hal itu lagi..” ucap tomoya
“baiiik…” ucapku menahan sakit
“ya sudah mari kita kehalaman sekolah untuk melihat ada eskul apa saja” ucap tomoya
“Aku rasa aku akan ke UKS dulu, nyawaku masih loading karena aku masih mengantuk” ucapku
“ya sudah, aku duluan yah, nanti kalau ada eskul yang bagus akan kukabari” ucap tomoya
Kemudian aku menuju ruang UKS sambil memegang kedua pipiku.
“pagi bu, aku andi anak kelas 1-A. aku minta izin bu untuk istirahat, sakit gigiku kumat lagi bu” ucapku
“oh silahkan kalau begitu, gunakan waktumu untuk istirahat akan kuambilkan obat untuk pereda sakit” ucap ibu UKS
Setelah kuminum obat dan merebahkan tubuhku yang sudah lemas ini aku pun bergumam
“ah nyamannya… aku bisa tidur lagi, akan kuisi lagi staminaku yang sudah hilang hari ini…” ucapku
Dan aku pun mulai mangantuk, namun saat mataku mulai terpejam perlahan aku mendengar ada seorang siswa yang masuk ke ruang UKS.
“Siang bu saya sakura ingin minta ijin untuk beristirahat sebentar, badanku tidak enak rasanya…” ucap seorang gadis
Ah ada yang keruangan UKS juga selain aku, namun aku tidak peduli siapa dia, mataku terlalu mengantuk untuk memikirkannya, tak lama aku pun tertidur.
Saat kulihat jam sudah pukul 10:15 aku pun segera bangun, namun sekilas aku berfikir
“kayaknya tadi ada yang masuk kesini juga yah? Kira kira siapa yah…?” ujarku
Dan saat kubuka tirai yang memisahkan tempat tidur kita, aku kembali kaget karena yang di sebelahku adalah…
Cerpen Karangan: Galih Gremory
Aahhh… Nyamannya… tempat ini begitu membuatku tenang, serasa ku ingin istirahatkan tubuhku yang lelah ini. Aku rasa aku akan memejamkan mata sebentar saja…
“andi… andii…” terngiang suara di kepalaku
Ah suara ini seperti suara yang ku kenal
“andi… Bangun… andi… Ku mohon bangun…”
Ah suara itu lagi Tapi Kenapa dia menyuruhku bangun.
“andi… kumohon jangan pergi… jangan mati andi…”
Suara itu lagi, tapi tunggu, mati.. siapa yang mati?… aku?
Ah… benar.. ku ingat, saat itu desa kami diserang para bandit dari kegelapan malam, aku berlari bersama orang orang lari menjauhi desa kami memasuki hutan… tapi saat kami menyeberangi jurang kami pun diserang lagi oleh bandit tersebut, kami berlari berpencar menyelamatkan diri, beberapa orang mati terbunuh yang lainnya menceburkan diri ke sungai dan naik ke gunung, namun aku mencoba menyeberangi tebing jurang, tapi sayangnya aku terpeleset aku terjatuh ke dalam jurang, hahaha mungkin sudah ajalku mati di sini mati di dinginnya kegelapan.
“andi… andi…” terngiang kembali suara di kepalaku
“andi… andi.. andi…” suara antah berantah
“suara siapa ini… siapa kamu mau apa kau memnggilku” ujarku
“andi.. apakah kamu mau hidup kembali” suara antah berantah
“hidup kembali? Bagaimana bisa? Siapa kamu” ujarku
“apa kau ingin hidup kembali” suara antah berantah
“hidup kembali? aku mau… Aku ingin hidup kembali.. aku ingin hidup” ujarku
“aku bisa menghidupkanmu, namun ada saratnya” suara antah berantah
“apa saratnya, akan kulakukan apapun saratnya itu…” ujarku
“kau kuberi kuhidupkan kau kembali tapi kuberi waktu 364 Hari Untuk mengumpulkan 5 dewi. Namun apabila kamu gagal, kau akan kembali mati dan jiwamu akan di ditahan oleh iblis neraka, apa kau sanggup” suara antah berantah
“mengumpulkan 5 dewi? Apa Cuma itu saja?… baik akan kulakukan syarat itu” ujarku
“maka bangunlah kau mako dari tidurmu” suara antah berantah
Pukul 06:00 kota kanagawa, musim dingin
Saat itu aku sedang tidur di kamar
“kakak… kakakkk ayo bangun…”
Bruuuukkkk…
“arggg… Perutku sakiittt…” Ujarku
“kakak pemalas ayo bangun, sudah siang, kakak ini hari pertamamu sekolah kau tak ingin melewatkan upacara penyambutan bukan?” ucap seorang gadis kecil
“aaah… hari pertama? iya.. iyaa… aku bangun, cepat turun dari perutku, kau sudah besar adik yang bodoh” ucapku
“cepet turun segera makan kakak pemalas, masakan ibu sudah siap…” ucap adikku
“dasar adik bodoh, perutku sakit dibuatnya, andai kata kalau dia bukan adikku, akan kutaruh dia ke dalam kardus dan kutaruh di lapangan supaya ada yang memungutnya HAHAHA… tapi sayangnya dia adikku, airi dan dia bukan kucing” ucapku
“tapi tadi malam kayaknya aku mimpi aneh, mimpi apa aku ini, mengumpulkan dewi? Yang benar saja, yang ada aku jadi playboy cap kuda terbang… hahaha benar benar mimpi yang aneh malam tadi. Kurasa aku terlalu banyak bermain game, sehingga terbawa mimpi… hoaaamm tapi aku masih mengantuk, kurasa aku akan tidur sebentar masih ada 15 menit lagi” ucapku lagi
“Nitt… nit… nit… nit… nit…” suara alarm
“ARRRHHHH jam 06:45.. ahhh aku kesiangan, kurasa aku tak cukup waktu untuk sarapan dan mandi” ucapku
“andi… cepatlah kau bangun, sudah siang dan cepat makan sarapanmu, adikmu sudah berangkat duluan dari tadi” ucap ibuku
“ah… Ibu kenapa tidak membangunkanku… aku telat nih, sarapannya kumakan di jalan saja, aku berangkat dulu” ucapku
“kau ini… kau sudah besar, sudah mulai masuk SMA tapi kelakuanmu masih saja kaya dulu, suka bangun siang, pasti bermain game sampai larut lagi yah, kujual gamemu kalau kayak gini terus” ucap ibuku
“ahhh… ibu… Ini yang terakhir bu… Ya sudah aku berangkat dulu udah telat ni” ucapku
“dasar kau ini, ya sudah hati hati di jalan dan ini jangan lupa bekalmu dimakan” ucap ibuku
Aku pun berlari sekencang kencangnya menelusuri jalan ke sekolah melewati segala rintangan yang ada, dari melompati lobang galian, menerobos taman dan melewati sawah, rasa rasanya seperti acara olahraga rintangan di tv.
“ding… dong… Ding… Dong…” suara bell sekolah”
Saat aku sudah hampir sampai di gerbang sekolah
“Ah… gawat aku telat, aku harus memperkencang lariku.. sial… hari pertamaku telat dimana letak aula itu” ucapku
Aku berlari dari gerbang masuk gedung A ke gedung B, namun saat aku berbelok ke lorong menuju aula, aku bertabrakan dengan seseorang…
Braaaak… “cup aah”
Aku bertabrakan dengan seorang gadis, tanpa sengaja saat itu juga bibir kita saling bersentuhan dan aku jatuh tepat di atasnya
Deg… deg… Deg… mata kita saat itu juga saling bertatapan cukup lama kira kira 5 detik, tapi aku langsung sadar, dan segera berdiri menjauh dan bersujud meminta maaf padanya
“m…m…m… maaf… aku tidak sengaja… Aku tidak sengaja aku tidak melihat ada seseorang di belokan itu aku tidak ta…” ucapku
PLAAK… tamparan panas di pipi kananku seperti ada bola kasti dengan kecepatan 70Km/s mengenai pipiku
Saat itu juga dia lari meninggalkanku tanpa mengucapkan kata kata… sedangkan diriku hanya terdiam memegang bekas tamparan itu
Setelah itu aku bergegas pergi ke aula sekolahku yang baru dan aku duduk di seblah teman SMPku yang sudah menanti disana, oh iya dari ratusan orang dari sekolahku yang lama hanya dia seseorang yang masuk SMA yang sama denganku
“selamat pagi andi. Kenapa kamu terlihat kecapean gitu, apa kamu bangun kesiangan lagi.. Payahmu tidak pernah berubah yah, siang terus dari SMP HIHIHI” ucap temanku tomoya
“aah… diam kau.., hari ini ak…ku sungguh sial tom.. sudah kesiangan dihari perta..ma.. sekolahku lalu bertemu dengan cewek gorilla” ucapku terbata bata karena kecapean
“HIHIHI aku tidak heran, aku akan kaget apabila kamu sudah datang dari pagi hari dan tidak melakukan hal bodoh lainnya, HIHIHI… hey andy kenapa pipimu merah dan bengkak gitu, kaya kena setrikaan gitu? hihihi” ucap tomoya sambil tertawa kecil
“ah diam kau tom, tadi pagi aku bertabrakan dengan seorang gadis gorilla, tanpa sadar aku me…” ucapku
“me? Apa maksutmu me..?” ucap tomoya
“ah ti…tidak, tidak ada apa apa,” ucapku sambil memalingkan wajah darinya
“hahaha dasar kamu ndy… salah satu dari 7 anak aneh di sekolah SMP kita dulu hihihi..” ucap tomoya
“beriisik kau, aku tak mau mendengar candaannmu, pipiku sedang panas dingin nih bukannya dihibur, malah menabur bon cabe lagi” ucapku kesal
Aku teringat kembali kejadian tadi pagi, entah kenapa saat kejadian itu dadaku begitu panas, serasa membuat hangat tubuhku.. kira kira siapa dia, dia begitu cantik dan manis dan bibirnya.. Ah… membuatku penasaran” ujarku dan membuat wajahku memerah malu mengingatnya
Dan saat aku sedang asik mengobrol dengan tomoya untuk menghabiskan waktu yang membosankan ini, tiba tiba kepala sekolah mempersilahkan seorang perwakilan dari kelas 1 untuk mengucapkan kata sambutan. Dan aku terkejut melihat siapa yang berjalan menuju panggung.
“mari kita sambut perwakilan dari anak kelas 1 untuk membacakan sambutan selamat datang ke sekolah SMA SIZIOKA, Midori Sakura” ucap kepala sekolah
“Prok… Prokk… prok…” tepuk tangan mengiringi gadis itu saat berjalan di panggung aula
“perkenalkan saya midori sakura saya murid kelas 1…” ucapnya
“haaah… gadis itu… itu gadis yang tadi pagi kutabrak kan…” ucapku dengan heran
“hey hey hey andy. Apa kamu tau, midori itu peringkat pertama saat ujian masuk sekolah ini loh, dan kudengar, ayahnya juga pemilik beberapa perusahaan di daerah ini dan membantu pembangunan sekolah ini” ucap tomoya
“h..hah masa sih? Pantas saja guru guru dan kepala sekolah begitu akrab, tapi aku malas berurusan dengan orang seperti dia, bisa bisa aku akan banyak musuh kalau berurusan dengannya” ucapku dengan nada cuek
“hahaha andy andy, siapa tau dengan kecerobohanmu itu dia akan berurusan denganmu HIHIHI” ucap tomoya
“ah diam kau, aku sedang malas bercanda” ucapku dengan nada cuek
Akhirnya sambutan sambutan sambutan yang membosankan telah selesai, semua siswa kelas 1 berjalan ke lorong untuk melihat mading pembagian kelas dan eskul eskul yang ada di sekolah.
“hey hey andy, lihat lihat kita sekelas, namamu juga ada di kelas 1-A ” ucap tomoya
“hah serius… kau tomoya… ah.. benar ada hahaha kukira hari ini aku begitu sial, hahahaha, tapi sekarang aku tau kalau dewi fortuna masih melirikku hahaha, aku sangat senang kau juga di kelas ini, aku tidak tau apa jadinya tanpa hadirmu pangeranku” ucapku dengan senang, sampai sampai aku memeluk tomoya
Tanpa kusadari tomoya menampar pipi kiriku
PLAAKK
“a..aah… a…andy d…dasar bodoh” ucap tomoya sambil marah dan merah malu wajahnya
“heeeh… Kenapa? Kenapa kau juga ikut ikutan menamparku, juga. to…mo..ya… lagi pula kau juga pria dan satu satunya teman yang kukenal” ucap diriku sambil memegang pipi kiriku yang sekarang ikutan panas
“ah.. kamu ini… tidak seharusnya aku dipeluk seperti itu..” ucap tomoya sambil menahan malu
“heeeeh… Kenapa” ucapku
‘sudah a..aku tak mau memperpanjang lebar. Pokoknya jangan melakukan hal itu lagi..” ucap tomoya
“baiiik…” ucapku menahan sakit
“ya sudah mari kita kehalaman sekolah untuk melihat ada eskul apa saja” ucap tomoya
“Aku rasa aku akan ke UKS dulu, nyawaku masih loading karena aku masih mengantuk” ucapku
“ya sudah, aku duluan yah, nanti kalau ada eskul yang bagus akan kukabari” ucap tomoya
Kemudian aku menuju ruang UKS sambil memegang kedua pipiku.
“pagi bu, aku andi anak kelas 1-A. aku minta izin bu untuk istirahat, sakit gigiku kumat lagi bu” ucapku
“oh silahkan kalau begitu, gunakan waktumu untuk istirahat akan kuambilkan obat untuk pereda sakit” ucap ibu UKS
Setelah kuminum obat dan merebahkan tubuhku yang sudah lemas ini aku pun bergumam
“ah nyamannya… aku bisa tidur lagi, akan kuisi lagi staminaku yang sudah hilang hari ini…” ucapku
Dan aku pun mulai mangantuk, namun saat mataku mulai terpejam perlahan aku mendengar ada seorang siswa yang masuk ke ruang UKS.
“Siang bu saya sakura ingin minta ijin untuk beristirahat sebentar, badanku tidak enak rasanya…” ucap seorang gadis
Ah ada yang keruangan UKS juga selain aku, namun aku tidak peduli siapa dia, mataku terlalu mengantuk untuk memikirkannya, tak lama aku pun tertidur.
Saat kulihat jam sudah pukul 10:15 aku pun segera bangun, namun sekilas aku berfikir
“kayaknya tadi ada yang masuk kesini juga yah? Kira kira siapa yah…?” ujarku
Dan saat kubuka tirai yang memisahkan tempat tidur kita, aku kembali kaget karena yang di sebelahku adalah…
Cerpen Karangan: Galih Gremory
Katakan Dengan Hati (Part 1)
4/
5
Oleh
Unknown
