Judul Cerpen Persahabatan Yang Indah
Mereka sedang bermain lari-larian di halaman sekolah. Aku bersekolah di salah satu Sd di Jawa Tengah. Oh iya kenalkan aku Nesa dan sahabatku bernama Risa, Rana, Abel, Rika, Yeni. Aku sering bermain dengan mereka. Ada cowok yang ingin ikut bermain dengan kami namanya Setya, Haris, Aji, Anif, Dani, Anto. Itulah kebersamaan kita waktu istirahat. Jam masuk telah mulai, di dalam kita masih ngobrol dengan bercanda.
“Kamu tau nggak perbedaan kamu sama bulan” tanya Setya ke Nesa
“Apa ya?”
“Apa hayo?”
“Nyerah aja deh”
“Kalau bulan menyinari dunia kalau kamu menyinari hatiku” setya dengan bercanda
Risa Rana Rika Abel Yeni serempak “cieeee Nesa”
“Apaan sih” jawab Nesa dengan malu.
Pelajaran pun dimulai dan pak guru menyuruh membuat kelompok dengan 6 orang 1 kelompoknya. Aku, Yeni, Rana, Setya, Haris dan Anif satu kelompok denganku. Kita mengerjakan soal yang diberi pak guru untuk kita. Dan jam pelajaranpun selesai saatnya pulang. Kita berdoa bersama agar selamat sampai rumah masing-masing. Saat pulang sekolah kita berkumpul untuk merencanakan bermain hari ini.
“Nanti kita main apa ya?” Anif bertanya
“Main kejar-kejaran aja” Rana menjawab
“Jangan kejar-kejaran cari yang lain aja” Nesa menolak dengan ide Rana
“Gimana kalau main bola aja?” sahut Aji
“Ok” jawab dengan serempak
“Main di depan rumahku ya?” Nesa bertanya
“Iya Nesa depan rumah kamu kan luas” jawab Risa
Pukul 16.00 sesuai janji kitapun bermain bola, tetapi yang datang hanya Abel, Risa, Rana, Rika, Aji dan Anto. Tapi tidak apa-apa yang penting jadi main bolanya.
Aku jadi kiper tim cewek dan Aji yang jadi kiper laki-laki karena dia tinggi jadi buat alesan untuk jadi kiper di tim cowok (hehehe). Dan timku menang 11-2 yang masukkan aku dan Rika, walaupun aku jadi kiper (hehehe) karena cewek nggak tau caranya bermain bola jadinya asal-asalan mainnya. Tapi tidak apa-apa yang penting timku menang.
Keesokan harinya di kelas
“Gila kamu Nes bisa masukkin 9” Aji dengan herannya
“Iya ni gila Nesa, walaupun cewek tapi bisa main bola walaupun asal-asalan” Anto menyahut.
“Hahaha” aku hanya bisa tersenyum aja.
“Tapi tim cewek yang menang iya nggak temen-temen walaupun kita asal-asalan”
“Iya Nes” tim cewek dengan serempak menjawab
“Iya-iya tim kalian menang” Aji dan Anto jawab dengan malas.
“Hahaha” aku tertawa lagi dengan tingkahnya.
“Kapan-kapan main lagi ya, aku mau tanding lagi sama kalian lagi” Aji dengan tanya yang sedikit dendam.
“Ceritanya mau balas dendam ya. Hahaha” jawab Nesa dengan tertawa.
Itulah kebersamaan Nesa dengan sahabat-sahabatnya. Walaupun sebentar tapi banyak kenangan-kenangan yang indah. Terima kasih telah menjadi sahabatku.
Maaf kalau cerpennya berantakan, saya baru belajar membuat. Terima Kasih
Cerpen Karangan: Fadhlika Qurratu’ainina D.P.
Mereka sedang bermain lari-larian di halaman sekolah. Aku bersekolah di salah satu Sd di Jawa Tengah. Oh iya kenalkan aku Nesa dan sahabatku bernama Risa, Rana, Abel, Rika, Yeni. Aku sering bermain dengan mereka. Ada cowok yang ingin ikut bermain dengan kami namanya Setya, Haris, Aji, Anif, Dani, Anto. Itulah kebersamaan kita waktu istirahat. Jam masuk telah mulai, di dalam kita masih ngobrol dengan bercanda.
“Kamu tau nggak perbedaan kamu sama bulan” tanya Setya ke Nesa
“Apa ya?”
“Apa hayo?”
“Nyerah aja deh”
“Kalau bulan menyinari dunia kalau kamu menyinari hatiku” setya dengan bercanda
Risa Rana Rika Abel Yeni serempak “cieeee Nesa”
“Apaan sih” jawab Nesa dengan malu.
Pelajaran pun dimulai dan pak guru menyuruh membuat kelompok dengan 6 orang 1 kelompoknya. Aku, Yeni, Rana, Setya, Haris dan Anif satu kelompok denganku. Kita mengerjakan soal yang diberi pak guru untuk kita. Dan jam pelajaranpun selesai saatnya pulang. Kita berdoa bersama agar selamat sampai rumah masing-masing. Saat pulang sekolah kita berkumpul untuk merencanakan bermain hari ini.
“Nanti kita main apa ya?” Anif bertanya
“Main kejar-kejaran aja” Rana menjawab
“Jangan kejar-kejaran cari yang lain aja” Nesa menolak dengan ide Rana
“Gimana kalau main bola aja?” sahut Aji
“Ok” jawab dengan serempak
“Main di depan rumahku ya?” Nesa bertanya
“Iya Nesa depan rumah kamu kan luas” jawab Risa
Pukul 16.00 sesuai janji kitapun bermain bola, tetapi yang datang hanya Abel, Risa, Rana, Rika, Aji dan Anto. Tapi tidak apa-apa yang penting jadi main bolanya.
Aku jadi kiper tim cewek dan Aji yang jadi kiper laki-laki karena dia tinggi jadi buat alesan untuk jadi kiper di tim cowok (hehehe). Dan timku menang 11-2 yang masukkan aku dan Rika, walaupun aku jadi kiper (hehehe) karena cewek nggak tau caranya bermain bola jadinya asal-asalan mainnya. Tapi tidak apa-apa yang penting timku menang.
Keesokan harinya di kelas
“Gila kamu Nes bisa masukkin 9” Aji dengan herannya
“Iya ni gila Nesa, walaupun cewek tapi bisa main bola walaupun asal-asalan” Anto menyahut.
“Hahaha” aku hanya bisa tersenyum aja.
“Tapi tim cewek yang menang iya nggak temen-temen walaupun kita asal-asalan”
“Iya Nes” tim cewek dengan serempak menjawab
“Iya-iya tim kalian menang” Aji dan Anto jawab dengan malas.
“Hahaha” aku tertawa lagi dengan tingkahnya.
“Kapan-kapan main lagi ya, aku mau tanding lagi sama kalian lagi” Aji dengan tanya yang sedikit dendam.
“Ceritanya mau balas dendam ya. Hahaha” jawab Nesa dengan tertawa.
Itulah kebersamaan Nesa dengan sahabat-sahabatnya. Walaupun sebentar tapi banyak kenangan-kenangan yang indah. Terima kasih telah menjadi sahabatku.
Maaf kalau cerpennya berantakan, saya baru belajar membuat. Terima Kasih
Cerpen Karangan: Fadhlika Qurratu’ainina D.P.
Persahabatan Yang Indah
4/
5
Oleh
Unknown
