Judul Cerpen Salah Apa
Ya Allah.. Apakah salah jika aku menyayangi salah satu ciptaan-Mu? Bahkan sampai mencintainya? Aku hanyalah seorang manusia biasa yang tak luput dari salah.
Orang yang aku cintai tak pernah mencintaiku aku harus melakukan apa? Kuingin dia yang kucinta, untuk diriku yang biasa, Ya Allah bantu aku tuk berubah.. tuk miliki dia tuk bahagiakannya..
“Rio.. tunggu” Nindy berlari mengejar pria yang amat disukainya dalam diam
“Iya, ada apa? Aku sibuk hari ini” Ucapnya jutek tanpa memikirkan perasaan Nindy
“Ohh ya udah maaf” Nindy menunduk, rasa kecewa menyelimuti hatinya dan berlalu pergi.
Terdengar langkah kaki seseorang mengikuti Rio. Langkah Rio terhenti.
“untuk apa kamu mengikuti Rani?” Tanya Rio pada Rani teman Nindy.
“Eh.. gue kesini Cuma mau ngingetin loe doang..”
“Ngingetin hal apa? Kalau tentang Nindy gue gak bisa.” ucap Rio datar membelakangi Rani.
“Riooo.. loe punya hati gak sih? Loe gak liat perjuangan Nindy selama ini hah? Dia tulus menyayangi loe. Gue kasian sama dia, tiap hari selalu menangis hatinya. Tapi, loe malah pilih Sania yang tak tahu tulus enggaknya”
“Udah? Kalau udah gue pergi” Rio melangkahkan kakinya
Rani berdecak kesal.. sungguh keras kepala seorang Rio.
Bertahun.. ku menanti cinta ini terbalas
Tanpa syarat ku memuja dengan segenap jiwaku..
Nindy duduk termenung, sungai kecil mengalir di pipinya.
“Nindy…”
Nindy menengadah..
“Rio..” Nindy berdiri menyamai posisi Rio yang berdiri.
“Lupakan aku Nindy” Rio menatap ke depan
Nindy tercengang..
“Apa maksudmu?”
“Jika memang kau benar-benar mencintaiku lupakan aku, apa kau tak mengerti juga apa maksudku? Aku udah bersama orang lain, jadi biarkan aku bahagia bersamanya” Bentak Rio
Hati Nindy merasa teriris, begitu sakit rasanya.
“Rio kau tak paham tentang perasaan ini. Aku menunggu kamu bertahun-tahun apakah ini balasanmu? Apakah aku salah mencintaimu? Apakah aku salah berharap padamu? Dan Jika aku salah, katakan salahku apa? Hiks hiks. Andai aku harus memilih, aku lebih memilih tak mencintaimu Rio. Tapi apa daya hati ini memilihmu.” Nindy menangis tersedu-sedu
“Kamu ingin tahu apa salahmu? Kau salah telah mencintaiku”
Rio memalingkan mukanya dari Nindy.
“Jika memang kau bahagia bersama orang lain, aku ikhlas kau bersamanya. Air mata ini menyadarkanku, bahwa cinta ini hanyalah aku dan bukan engkau.. Cinta ini hanyalah rasa yang separuh aku dan engkau tak merasakan separuhnya. Terimaksih kau telah hadir di hidupku dan mengajarkanku apa arti sebuah kesakitan dan perjuangan” Nindy tersenyum berlalu pergi meninggalkan Rio sendirian.
Selesai.
Cerpen Karangan: Ina Torina
Facebook: ina.csmashblast
Ya Allah.. Apakah salah jika aku menyayangi salah satu ciptaan-Mu? Bahkan sampai mencintainya? Aku hanyalah seorang manusia biasa yang tak luput dari salah.
Orang yang aku cintai tak pernah mencintaiku aku harus melakukan apa? Kuingin dia yang kucinta, untuk diriku yang biasa, Ya Allah bantu aku tuk berubah.. tuk miliki dia tuk bahagiakannya..
“Rio.. tunggu” Nindy berlari mengejar pria yang amat disukainya dalam diam
“Iya, ada apa? Aku sibuk hari ini” Ucapnya jutek tanpa memikirkan perasaan Nindy
“Ohh ya udah maaf” Nindy menunduk, rasa kecewa menyelimuti hatinya dan berlalu pergi.
Terdengar langkah kaki seseorang mengikuti Rio. Langkah Rio terhenti.
“untuk apa kamu mengikuti Rani?” Tanya Rio pada Rani teman Nindy.
“Eh.. gue kesini Cuma mau ngingetin loe doang..”
“Ngingetin hal apa? Kalau tentang Nindy gue gak bisa.” ucap Rio datar membelakangi Rani.
“Riooo.. loe punya hati gak sih? Loe gak liat perjuangan Nindy selama ini hah? Dia tulus menyayangi loe. Gue kasian sama dia, tiap hari selalu menangis hatinya. Tapi, loe malah pilih Sania yang tak tahu tulus enggaknya”
“Udah? Kalau udah gue pergi” Rio melangkahkan kakinya
Rani berdecak kesal.. sungguh keras kepala seorang Rio.
Bertahun.. ku menanti cinta ini terbalas
Tanpa syarat ku memuja dengan segenap jiwaku..
Nindy duduk termenung, sungai kecil mengalir di pipinya.
“Nindy…”
Nindy menengadah..
“Rio..” Nindy berdiri menyamai posisi Rio yang berdiri.
“Lupakan aku Nindy” Rio menatap ke depan
Nindy tercengang..
“Apa maksudmu?”
“Jika memang kau benar-benar mencintaiku lupakan aku, apa kau tak mengerti juga apa maksudku? Aku udah bersama orang lain, jadi biarkan aku bahagia bersamanya” Bentak Rio
Hati Nindy merasa teriris, begitu sakit rasanya.
“Rio kau tak paham tentang perasaan ini. Aku menunggu kamu bertahun-tahun apakah ini balasanmu? Apakah aku salah mencintaimu? Apakah aku salah berharap padamu? Dan Jika aku salah, katakan salahku apa? Hiks hiks. Andai aku harus memilih, aku lebih memilih tak mencintaimu Rio. Tapi apa daya hati ini memilihmu.” Nindy menangis tersedu-sedu
“Kamu ingin tahu apa salahmu? Kau salah telah mencintaiku”
Rio memalingkan mukanya dari Nindy.
“Jika memang kau bahagia bersama orang lain, aku ikhlas kau bersamanya. Air mata ini menyadarkanku, bahwa cinta ini hanyalah aku dan bukan engkau.. Cinta ini hanyalah rasa yang separuh aku dan engkau tak merasakan separuhnya. Terimaksih kau telah hadir di hidupku dan mengajarkanku apa arti sebuah kesakitan dan perjuangan” Nindy tersenyum berlalu pergi meninggalkan Rio sendirian.
Selesai.
Cerpen Karangan: Ina Torina
Facebook: ina.csmashblast
Salah Apa
4/
5
Oleh
Unknown
