Amnesia Dadakan

Baca Juga :
    Judul Cerpen Amnesia Dadakan

    Pada hari minggu pagi, Tharia, Kak Siti, April, Risna, Sashi, dan putri sedang bermain di teras rumah April. Kak Siti adalah sahabat Tharia yang paling besar. Kalau April dan Putri adalah sahabat Tharia yang paling kecil. Mereka berdua lahir tahun 2009. Tapi, masih tua Putri ketimbang April. Kalau Sashi dan Risna, sahabat yang sebaya dengan Tharia. Tapi, Risna beda sekolah dengan Sashi dan Tharia.

    Mereka bersenda gurau. mereka ketawa-ketiwi. Orangtua April pada kerja. Jadi, yang menjaga April adalah tetangga depannya, bu Sheila.

    Ditengah mereka bersenda gurau,
    “hei, aku boleh ikut main?” tanya seseorang yang bernama Indah. Indah adalah sahabat mereka. Indah sama tahun Lahirnya dengan April dan Putri.
    “Ya boleh, lha…,” Celetuk Sashi.
    Indah bergabung dengan mereka. Mereka bersenda gurau lagi. Kak Siti dan Sashi adalah yang paaaliiinggg humoris. Mereka pandai melawak.

    Ditengah bersenda gurau, Indah tiba-tiba bicara yang kalimatnya lucu. Mereka semua ketawa dan mengulang kata yang diucapkan Indah sambil tertawa. “Siapa yang ngomong begitu?,” Tanya Indah. Mereka lalu diam sejenak. Tak sampai 5 detik, “hahahahahahah,” pecah ketawa mereka kecuali Indah. Tapi Ia ikut-ikutan ketawa. “HAHAHAHAHA INDAH AMNESIA DADAKAN HAHAHAHAHAH,” Seru Tharia ditengah ketawanya. “Hahahahaha benar kali Tharia HAHAHAHAHA,” timpal Sashi dan Risna.
    Mereka pun bersenda gurau lagi.

    Hmm.. persahabatan mereka penuh dengan kegembiraan, ya… hihihihi…

    Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
    Facebook: alya aniza

    Artikel Terkait

    Amnesia Dadakan
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email