Sambut Bahagia Kita

Baca Juga :
    Judul Cerpen Sambut Bahagia Kita

    Suara alunan musik jazz menemani malam bryan dalam dingin malam, bryan menarik selimut sehingga menutupi dada sampai ujung kakinya. Malam ini terasa dingin tapi pikiran bryan terasa panas, karena pagi tadi bryan tersulut emosi karena masalah cekcok mulut dengan mawar.

    Mawar adalah kekasih bryan sudah sangat lama mereka menjalani hubungan kira-kira sejak mereka smp kelas tujuh atau dibilang 5 tahun ini hubungan mereka, sekarang pun mereka sama-sama kelas 12 sma. Hubungan yang langgeng tapi hubungan mereka malah semakin memburuk, pertengkaran yang selalu mereka lakukan karena sosok bryan yang amat pecemburu.

    Tadi pagi bryan melihat mawar sedang duduk berdua bersama cowo lain. Ketika itu bryan sedang berjalan menuju ruang kelasnya lantas berbelok ke taman dimana bryan lantas menarik kerah baju cowok itu, cowok itu merasa ketakutan lantas meminta maaf

    “maaf sob bukan maksud gue dekati mawar tapi kita sedang bahas soal pelajaran” cowok itu pun berkata demikian dengan keringat bercucuran.
    “ingat ya fer, lu tau kan dia itu milik gue harusnya lu bisa jaga jarak sama dia” bryan berkata sambil melotot, mawar yang sedari tadi kesal langsung menarik bryan
    “udahlah basi tau gak, lo gak usah bertingkah seperti itulah enek gue lihatnya” mawar pun merasa jengkel dengan tingkah bryan.
    “lu apaan sih pake ngatain gue kaya gitu, gue itu cowok lu jadi gue patut cemburu” kilah bryan
    “iya gue tau lu cowok gue tapi kelakuan elu masih kaya anak kecil” mawar masih menantang berargumen dengan bryan.
    “wajar, itu namanya bukan kaya anak kecil. Ngerti donk aku tuh sayang banget sama kamu” bryan mulai bicara pelan.
    Feri yang sedari tadi ketakutan langsung pergi karena takut diamuk oleh bryan.
    “lebay tau gak, udahlah gue mau ke kelas” mawar yang tak mau terus berdebat dengan bryan karena malu sama orang-orang di taman
    “lo tuh emang keras kepala” ucap mawar lagi dengan keras ketika meninggalkan bryan. Bryan yang saat itu benar-benar emosi langsung pergi ke kelasnya dan meninju pintu depan kelasnya

    Bayangan pagi itu masih teringat-ingat oleh bryan tapi sekarang bryan sudah tenang seperti musik jazz yang saat ini sedang dia dengarkan. Bryan pun mulai mengantuk dan dia pun terlelap bersama alunan musik itu.

    Pagi ini mawar sangat kesal karena gara-gara masalah kemarin menyebabkan dia tidak berhubungan dengan bryan lewat telepon ataupun sms. Mawar yang sangat memikirkan masalah itu sampai malas untuk segera berangkat ke sekolah dan masih termenung di atas motornya. Papanya yang hendak berangkat kerja dan menjalankan mobilnya tiba-tiba berhenti di samping motor mawar

    “mawar kok belum berangkat, jam berapa ini nanti telat” papa mawar yang berekspresi masam menegur.
    “iya pa, maaf tadi mikir ada acara apa hari ini di sekolah” mawar menjawab teguran papanya
    “lho kamu aneh, pasti tau kamu acara apa di sekolah hari ini. Sudah cepat berangkat” papa mawar tampak bingung.
    “iya pa, dahh” mawar pun langsung tancap gas setelah menstarter motor.

    Setelah mawar sampai di depan gerbang ia kaget karena bryan ada di pinggir gerbang. Setelah motor mawar melewatinya,
    “mawar setelah parkir motor tolong ke taman ya” bryan mengucapkanya tapi kali ini pelan, sungguh terasa damai di telinga mawar. Mawar pun mengangguk pelan.

    Beberapa saat kemudian bryan sudah duduk di taman mawar pun menghampirinya.
    “ada apa?” Tanya mawaragak cuek
    “aku mau minta maaf atas semua tingkah lakuku selama ini”
    “oh” mawar hanya berbicara sepatah kata sambil membuang muka
    “mawar aku tau kamu masih sebal sama aku, tapi aku mohon sama kamu agar kamu memberi kesempatan kepada aku untuk merubah semuanya” tangan bryan pun mulai menggenggam jemari mawar.
    “baik, tapi kamu harus serius untuk merubah semuanya”
    “iya aku janji” bryan pun mulai meyakinkan mawar. Sejak saat itu hubungan mereka makin erat dan hampir tak ada pertengkaran di antara mereka. Karena mereka selalu menyambut kebahagiaan yang akan mereka dapatkan.

    Cerpen Karangan: Bambang Irawan Anarky
    Facebook: Bambang Anarky Kuamang
    Blog: Puisibambanganarky.wordpress.com

    Artikel Terkait

    Sambut Bahagia Kita
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email