Berkata Jujur Untuk Sebuah Kebaikan

Baca Juga :
    Judul Cerpen Berkata Jujur Untuk Sebuah Kebaikan

    Suatu hari ada seorang anak berjualan keripik singkong, anak ini bernama Ismail dia terlahir dari keluarga yang kurang mampu, dan memiliki dua orang adik

    “Bu, pak Ismail pergi dulu ya, menjualkan kripik singkong bu Maryati”
    “iya nak, hati hati di jalan” ucap si ibu menjawab setelah Ismail berpamitan kepada kedua orangtuanya Ismail bergegas agar tidak kesiangan untuk berjualan

    “kripik Singkong..! kripik singkong..!” Ismail berteriak kesana kemari menjualkan dagangannya agar ada pembeli yang datang untuk membelinya, tapi tiba tiba… Bruuuk! ada seorang pria yang menyenggol Ismail dari belakang, pria itu nampak mencurigakan dengan membawa tas hitam yang entah apa di dalamnya, tiba tiba pria itu menoleh
    “hei bocah kalau jalan hati hati!!!” ucap pria itu mencurigakan, Ismail hanya tersenyum
    “hei bocah, jika ada warga yang mencariku jangan kau beri tahu jika tidak..” ucap pria itu dengan mata yang melotot dan seraya pergi, masuk di balik semak semak

    “Nak.. Nak..” ucap bapak bapak berkumis tebal kepada Ismail, yang membuat Ismail sontak dari renungannya dilihatnya bapak bapak yang menegurnya tadi dan dilihatnya begitu banyak orang yang berkumpul di dekatnya dengan wajah berapi api, apakah ini warga yang dikatakan lelaki tadi, ucapnya dalam hati
    “ehm.. iya bapak bapak ada apa?”
    “kami mencari seorang lelaki yang membawa tas hitam, apa kamu tahu?” ucap bapak tadi kepada Ismail, sepertinya lelaki tadilah yang dicari orang orang ini, ucap ismail dalam hati, ismail berfikir panjang, apakah aku harus memberitahukan lelaki tadi kepada orang orang ini, lelaki tadi memang tampak mencurigakan, jika aku tidak memberitahukan keberadaannya maka aku juga berdosa besar telah menutupi kesalahan orang tadi. Fikir ismail yang semakin bingung, akhirnya ismail membuat keputusan

    “saya melihatnya, lelaki itu berada di balik semak semak dan pohon yang rindang itu!” ucap ismail seraya menunjuk ke arah semak semakdan pohon itu, segeralah orang orang tadi menghampiri arah yang ditunjukan oleh ismail, ternyata benar lelaki itu berhasil ditemukan dan dibawa pergi oleh sekempulan itu, ismail hanya tersenyum dan pulang ke rumah, walau pun dagangannya belum terjual habis seraya berucap “Alhamdulillah!”

    Cerpen Karangan: Imelda Saraswati
    Facebook: Imelda Saraswati

    Artikel Terkait

    Berkata Jujur Untuk Sebuah Kebaikan
    4/ 5
    Oleh

    Berlangganan

    Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email